Sabtu, 28 Mei 2016

Ga Boleh Sakit Kalau Mau Terus Aktif

  1 comment    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Mengeluh waktu 24 jam sehari nggak cukup, itu udah paling basi banget deh hari gini. Kalo sampai masih keluar keluhan kayak gitu dari mulut saya, tolong toyorin aja, ya. Manage waktunya dong, Maak! Eym? Alhamdulillaah, saya sih sekarang udah nggak masuk barisan kehabisan waktu, soalnya udah sadar, mau dikasih waktu sebanyak apa pun, kerjaan nggak akan ada abisnya. Setuju? Yang bikin kita berhenti itu biasanya kalau udah sakit. Eaaa! Jangan sampe, deh!


Ini sih bukannya membesar-besarkan peran emak dan mengecilkan peran bapak, ya. Tapi kalau seorang ibu yang jatuh sakit, bisa dibilang urusan penghuni seisi rumah bakalan lumpuh, puh! Duh! Itu makanya, saya takut banget jatuh sakit. Baru mikirin, “Kalau saya sakit, gimana, ya?” aja udah bikin saya stress. Siapa yang nganter anak ke sekolah? Siapa yang ngurusin printilan kursus dan belajar anak-anak? Belum urusan suami. Belum urusan di luar domestik rumah tangga, kerjaan nulis, terima pesanan lettering, arisan, pengajian. Eah, beneran, deh! Saya nggak sok sibuk, tapi emang beneran sibuk. Cuma jalaninnya ya sambil santai aja. Karena ya itu tadi, saya takut sakit. In fact, saya ga boleh sakit. Titik!

Ya, kalau nggak mau sakit, jaga kesehatan dong, Mak! Eheum, iya, iyaaa! *nunduk* Kapan ya terakhir olahraga? Huhuhu. Untungnya, sekarang udah mulai rajin berenang bareng anak-anak. Terus, pola makan juga mulai saya jaga. Kalau dulu, sayur sama buah nggak pernah ada, sekarang wajib nongol di meja makan. Insya Allah, tindakan mencegah supaya jangan sampai sakit udah saya lakukan di rumah.

Tapi ternyata, minggu lalu keluarga kena flu. Mulai dari Safina duluan, badannya panas, lanjut hidung meler, dan berujung pada batuk-batuk. Safina belum kelar batuknya, Papanya nggak mau kalah, pake tambahan sakit kepala segala. Nggak lama si Abang ikutan bersin-bersin dan hidung meler. Errr, ini mah saya tinggal tunggu giliran, deh. 


Untung, tepat waktu banget nih saya minum Stimuno Forte. Kalau nggak mau sakit, sistem imun kita yang harus dijaga kan, ya. Nah, selain olahraga dan makan sehat, saya minum juga Stimuno Forte supaya sistem imun saya terjaga. Bukan apa-apa, sakit memang nggak bisa jadi opsi buat saya. Semua kegiatan saya, walaupun sebagian besar dilakukan di rumah, menuntut saya supaya tetap aktif. Eh ternyata beneran lho, alhamdulillaah, sejak rutin konsumsi Stimuno Forte, saya ga pernah sakit. 

Penasaran, saya ulik sekalian deh ada apa di Stimuno Forte ini? Jadi ternyata dalam kapsul Stimuno Forte terdapat ekstrak tanaman Phylantus niruri (Meniran) yang berfungsi memperbaiki sistem imun tubuh. Jadi Stimuno Forte ini membantu merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak antibody dan mengaktifkan sistem imun agar daya tahan tubuh optimal. Ini nih yang membedakan Stimuno Forte dengan Vitamin atau Multivitamin. Kalo yang lain-lain cuma melengkapi vitamin dalam tubuh kita aja, Stimuno justru bekerja langsung ke sistem imun tubuh kita. Stimuno Forte ini boleh dikonsumsi oleh siapa pun dari mulai usia di atas 12 tahun, ya. Nah untuk anak usia 1 - 12 tahun ada juga kok namanya Stimuno Syrup yang sama khasiatnya untuk menjaga daya tahan tubuh.


Kenapa saya pilihnya Stimuno Forte? Itu karena ternyata, cuma Stimuno loh satu-satunya suplemen untuk imun tubuh yang telah tersertifikasi Fitofarmaka. Artinya telah teruji klinis pada manusia. Makanya, insya Allah,  saya ga perlu ragu lagi untuk konsumsi Stimuno.  Aman dan terpercaya.
So, jaga kesehatan ya, teman-teman. Rajin olahraga (ngomong ke diri sendiri), makan makanan yang sehat dan bergizi dan minum Stimuno Forte tiap hari. Karena kalau mau aktivitas kece, ga boleh sakit. Kalau sakit, semua memble. Hahaha. 



Sabtu, 21 Mei 2016

Beauty Without Worry bersama Caring by Biokos Martha Tilaar

  7 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Alhamdulillaah, setelah berminggu-minggu hampir karatan di rumah, akhirnya Emak Gaoel bisa syantiex-syantiex lagi di acara Biokos, Sabtu lalu (14 Mei 2016) di Mal Kelapa Gading 3. Terima kasih untuk Kumpulan Emak Blogger (KEB) yang sudah mengundang saya ke acara super fun dan super beauty itu, ya. That was exactly what I needed. :D



Acara yang diadakan di main atrium MKG 3, Jakarta Fashion and Food Festival 2016,  malam itu adalah Beauty Without Worry yang diadakan oleh Biokos dan Caring by Biokos Martha Tilaar. Begitu melihat rundown acara, hati langsung berbunga-bunga bahagia. Tau dong, saya suka suka sukaa banget sama kosmetik/make up. Dan di acara ini nanti, bukan cuma ada beauty class aja, tapi juga beauty talk dari para pakar kecantikan Biokos dan ada kompetisinya juga. Meluncuuurrrr!

Benar kata pepatah ya, jarak jauh nggak terasa kalau perjalanan dilakukan bersama sahabat. Sore itu saya menuju Kelapa Gading dari Bekasi, bareng Irma Susanti dan Mira Sahid. Btw, Mak Irma sewot pasti nih, "Iyalah, kagak berasa jauh sama lo, mak! Yan nyetir kan guwwe!" Hahaha, cipok! :*


Sampai di ruang management Mal Kelapa Gading, beauty blogger yang diundang mendapat briefing singkat dari team Biokos. Ternyata saya terpilih menjadi salah satu dari 8 beauty blogger yang nantinya akan menjadi mentor di meja saya saat beauty short class berlangsung. Dan para mentor ini mendapat wewenang untuk memilih satu peserta dari mejanya masing-masing untuk menjadi kandidat pemenang beaty competition. Wah, what an honor. Tebelin gincu.

FYI aja, acara Beauty Without Worry ini dikemas elegan dan berkelas banget. Apalagi salah satu bintang tamunya ada Sissy Prescillia yang lagi ngehits (again) dari film AADC 2. Selain Sissy, ada juga Dine Aisah, member KEB yang juga seorang beauty blogger femeus. Yang pasti, akan ada Brand Manager dari Biokos juga yang akan berbagi informasi seputar produk Biokos dan Caring by Biokos supaya kita bisa merasa beauty without worry.


Jadi beauty without worry itu apa sih maksudnya? So, jujur aja nih, saya suka banget eksperimen make up di rumah. Sering gonta-ganti merek karena keperluan review atau cuma iseng doang. Kadang kepikiran sih, "Waduh, aman gak, ya? Abis ini muka gue bakal jerawatan nggak, ya?" Di acara ini, Biokos lewat Brand Managernya mengenalkan rangkaian perawatan kulit dan juga kosmetik yang selain membuat kita tampil lebih cantik, juga sebagai perawatan dalam waktu yang bersamaan. Salah satu produk baru yang di-hilite Biokos malam itu adalah Two Way Cake Caring, Advanced Hydra Protection Dual Action Cake terbaru dari Caring by Biokos Martha Tilaar yang di dalamnya sudah dilengkapi dengan perawatan kulit atau yang disebut Skincare Make Up. Two Way Cake ini ada tiga jenis disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing, yaitu Brightening Moist untuk memberikan kesan warna kulit lebih cerah, Timeless Illuminate untuk kulit kering dan No More Shine untuk kulit kering. 


Sissy Prescillia malam itu juga berbagi tentang kesehariannya yang gak bisa lepas dari make up karena kesibukannya. Makanya penting banget buat Sissy untuk yakin kalau rangkaian produk kosmetik yang digunakannya sudah sekaligus mengandung perawatan kulit. Dan Dine Aisah malam itu sharing seputar topik yang sedang hangat diperbincangkan seputar beauty dan make up di social media/blog. 

Kenyang dapat insight berharga dari bintang tamu keren tadi, akhirnya kita mulai beauty short class-nya. Ini seru banget. Make Up Artist yang memandu kita di stage adalah MUA yang sudah biasa menangani event-event besar seperti Indonesian Idol, lho. Waks, kalau ikut kelas berbayarnya, berapa itu? Berhubung di awal saya ditunjuk sebagai mentor untuk undangan di meja saya, akhirnya saya pun kenalan sama teman-teman baru yang satu meja dengan saya. Salah satunya adalah Karina yang kelihatannya masih kecil banget. Beneran, pas saya tanya, ternyata Karina baru kelas 2 SMA. Dia datang sama Mamanya yang juga duduk demeja dengan kami. 



Biar pun namanya short class, tapi kami dipandu mulai dari awal banget, lho. Membersihkan muka dengan benar, memakai moisturizer, memakai BB Cream, baru mulai step by step make up dasar mulai dari bedak, alis, eye shadow, eye liner, mascara, blush on dan lipstick. Aaah, me love it! ^_^ Enjoy banget ngikutinnya, serasa lagi terapi. Hahaha. 


Setelah beauty short class selesai, saya pun memilih Karina untuk maju ke panggung sebagai perwakilan kandidat beauty competition dari meja kami. Alasan saya memilih Karina, karena dandanannya sesuai dengan usianya, gak terlalu tebal dan segar banget di wajahnya yang imut itu. Pilihan saya nggak salah ternyata. Sissy, Dine dan Biokos memilih Karina sebagai salah satu dari 3 pemenang beauty competition malam itu. Walaupun saya nggak banyak andil waktu Karina make-up-an, sebagai mentor yang memilihnya saya lumayan bangga dan seneng juga. 


Malam itu beneran deh jadi malam menyenangkan bersama sahabat-sahabat blogger dari KEB sekaligus malam cantik bareng Biokos. Pulang dengan make up rapi, perasaan percaya diri dan juga oleh-oleh dari Biokos dan Caring by Biokos. Nanti di postingan selanjutnya saya akan cerita-cerita juga tentang beberapa produk dari Biokos, ya. Terima kasih undangannya, KEB dan Biokos! Kapan-kapan lagi, ya. :*

Senin, 16 Mei 2016

Belajar Bisnis Bareng Bogasari di Kidzania

  3 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Alhamdulillaah, Kidzania sayang banget sama Emak Gaoel. Hampir tiap tahun dapat undangan dari tempat main anak-anak yang ngehitz itu. Tanggal 12 Mei kemarin, saya kembali diundang untuk menghadiri seminar Entrepreneurship Berbasis Terigu yang diadakan oleh Bogasari di Kidzania Jakarta. 


Ini apa sih, entrepreneurship berbasis terigu? Bingung juga waktu saya baca e-mailnya. Tapi pasti ini gak jauh-jauh dari masak-masak, deh. Dan walaupun saya gak hobi masak, apalagi bikin kue, saya tetap memutuskan untuk datang juga hari itu.

Alhamdulillaah, saya datang. Ternyata isi seminar dan demo-nya banyak banget manfaatnya buat saya yang gak suka masak, apalagi buat yang hobi dan minat banget bikin kue. Eh, mau masuk bulan Ramadhan, nih! Jualan kue laku banget, chiyn. Belajar dulu dari hasil seminar saya kemarin, yok. Soalnya nara sumbernya berbagi kiat-kiat bisnis kue yang bagus banget. 

Berhubung acaranya di Kidzania, anak-anak saya bisa ikut, mereka asik main di luar, saya tenang mengikuti acara di dalam gedung teater Kidzania. Acara pagi itu dibuka oleh MC dan perwakilan dari Kidzania dan Bogasari sebagai yang punya hajat hari itu.


Btw, kalau ke Kidzania, lihat-lihat beberapa arena permainan ternyata hampir semuanya pakai tepung Bogasari, seperti toko donat, toko roti, toko kue dan restoran pizza atau yang disebut Establishment Baking Center. Jadi Bogasari dan Kidzania ini memang sudah menjalin hubungan baik sejak lama, sejak tahun 2007 lho. Nggak heran, kali ini Bogasari pun mengundang pecinta Kidzania untuk belajar bisnis kue di Kidzania.

Yang ditunggu-tunggu oleh undangan akhirnya naik panggung. Chef Yeni Ismayani, seorang chef dan food stylist, mulai menjelaskan seluk-beluk memulai bisnis berbasis terigu. Bisnis berbasis terigu? Gimana maksudnya? Ya, mulai bisnis kue gitu. lho. Biar pun pemaparan bisnisnya seputar kue (makanan manis), Chef Yeni berbagi poin-poin penting untuk semua orang yang ingin memulai bisnis mikro/kecilnya di bidang apa aja. Maksudnya, poin-poin yang dijelaskan aplikatif untuk kita semua. 

Misalnya, kalau mau mulai bisnis itu yang paling dibutuhkan adalah ketahanan mental alias gak gampang menyerah. Mau jualan kue, baru sehari jualan, nggak laku, langsung mundur. Yah, ke laut deh. Terus, kalau jadi pelaku bisnis itu jangan mentok di modal. Gak ada deh itu istilah, "Gak punya modal gede," terus nggak berani mulai. Apalagi kalau mau mulai bisnis kue, didukung banget tuh sama Bogasari dengan tepung pancake Chesa-nya yang murah, gampang diolah, mudah dikreasikan dan yang pasti enak. Ntar deh, belakangan ya saya kasih liat, Chef Yeni bisa bikin pancake model apa aja dari tepung pancake Chesa ini.


Terus, kata Chef Yeni lagi nih, hal penting lainnya yang harus diperhatikan saat memulai bisnis adalah pemilihan lokasi, promosi dan fokus pada satu bisnis. Naah, penting, nih! Fokus. Karena biasanya kita belum apa-apa, udah pengen bikin yang lain. Padahal, sebaiknya saat baru mulai, fokus dulu ke satu jenis makanan yang kita inginkan menjadi brand terkuat kita. Misalnya, ingin dikenal sebagai penjual pancake paling enak di Bekasi, fokus aja jual pancake. Nggak usah dulu deh mikir, mau nambah jenis kue lain, kayak kue cucur, kue klepon, atau kue rangi. Ntaar, kalau bisnis udah mulai berkembang, boleh deh mulai mikirin ekspansi produk. Gitchuuu!


Sambil Chef Yeni cuap-cuap di panggung, plus rada stand up komedian (serius, ni chef cantik kocak juga ternyata, hahaha), kita dibagiin sampel pancake bolognaise hasil kreasi Chef Yeni. Eh, enak. Pengen minta tambah, tapi malu. Bhik. 

Btw, kalau memang berminat untuk memulai usaha berbasis terigu, Bogasari punya yang namanya Bogasari Baking Center, lho. Di sana kita diajarin sampai ngelotok seputar membuat kue dan penganan. Dan ada sertifikatnya. Ini kayak kuliah singkat jurusan pastry and bakery, lho. Udah banyak lulusan BBC ini yang sukses jadi pengusaha kue. Selengkapnya kalau minat bisa baca-baca di sini.


Setelah selesai ngobrol tentang bisnis, Chef Yeni keluar dari teater Kidzania dan mulai demo masak di sana. Wuidih, saya paling demen nonton orang masak. Hahaha. Nangkring sebelahnya Chef Yeni, ngarep dapet sampel lagi. Hari itu Chef Yeni memperagakan kreasi pancakenya dengan menggunakan tepung Chesa dari Bogasari. Serius lho, ternyata pancake kalau diolah jadi makanan gurih, enak juga jadinya. Ini saya sambil nulis jadi kebayang-bayang lagi pancake bolognaise-nya. Huaa, besok bikin ah. 


Pokoknya, kalau mau mulai bisnis kue (berbasis terigu) jangan ragu lagi, ya. Bisa pilih produk dari Bogasari untuk mulai atau belajar serius dulu di BBC. Terima kasih, Kidzania, udah ngundang saya. Walaupun mungkin saya nggak bakalan buka usaha pastry, tapi saya belajar banyak soal bisnis. Pssst, intip bisnis Emak Gaoel yang lagi ngehits di sini, ya. :D

Rabu, 11 Mei 2016

Cara Menyenangkan Belajar Spelling Bahasa Inggris untuk Anak

  4 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum.

Yang anaknya masih Ujian Nasional mana suaranya? Gak lebay was-was khawatir dong, ya. Percaya aja, anaknya bisa, kook. Tinggal dido'ain aja supaya ngerjain soalnya lancar dan hasilnya nanti sesuai dengan harapan. Aamiin. Cuss, postingan kali ini yang ringan-ringan dan pendek aja, biar yang baca nggak tambah mumet. :D 


Kelar UN, nanti giliran yang Ujian Kenaikan Kelas, deh. Pas tahun ini, Safina sama Fadhil kebagian jatah UKK. Seperti biasa, emaknya santai, anak-anaknya lebih santai. Hihihihi. Apalagi model anak kayak Safina, nggak bisa banget diajak belajar cara konvensional. Harus pake cara kreatif, sambil main. Kadang saya sampe mati gaya mikirin mau main (belajar terselubung) pake cara apa lagi, nih? Nah, ini ada satu permainan yang lagi sering kita mainkan di rumah. Buat Safina sih dianggap game atau kuis. Padahal sebenernya, saya lagi ngajarin dia ejaan kata-kata dalam bahasa Inggris. 


Caranya gampil bingitz, maks. Siapin aja potongan-potongan kecil kertas kosong dan pensil/pulpen. Emaknya nyiapin kata-kata untuk latihan. Sesuaikan sama pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Lebih bagus lagi, kalau disediain rewards atau hadiah, pasti bocah makin cemungudz mainnya. Gak usah mahal-mahallaah, cukup ciki-ciki beli di warung sebelah aja. (Itu mah gue). :p


Gimana mainnya? Mamanya sebutkan satu kata, anaknya suruh nulis di kertas kosong tadi. Kasih batas waktu, misalnya nggak boleh lebih dari 20 detik mikir sama nulisnya. Biar mereka juga deg-degan serasa lagi main apaan gitu. Terus, kalau perlu, sediain score board buat nulis score. Kalau ejaan yang ditulis benar dapat nilai 10, kalau salah satu huruf, dikurangi 2 poin. Ah, itu mah bisa-bisanya emaknya aja, dah. 

Halo! Semoga suka ya nonton video akuu. :*

Hmmm, mungkin bakalan lebih seru lagi kalau pakai hukuman cambuk kalau salah, ya? Nyiahahaha, kok sadis gini? Maksudnya, hukuman lucu-lucuan aja. Kalau salah, mukanya dicoret pake lipstik, misalnya. Atau, kalau lewat batas waktu, satu jari dicoret pake spidol. Ah, bebaslah. Yang penting bisa memancing ketawa sama anak-anak, biar mereka nggak merasa kalau sebenarnya mereka tuh lagi belajar, bukan cuma main. Yok, liat video saya main permainan ini sama Safina. 


Baydewei, permainan ini bisa diaplikasikan juga untuk pelajaran lainnya, ya. Nggak cuma buat belajar ejaan bahasa Inggris aja. Misalnya buat hapalan surat pendek. Bisa pakai pertanyaan-pertanyaan sederhana, anak-anak menulis jawabannya di kertas. Emang bakalan lebih seru kalau anaknya mau divideoin kayak si Nana, nih. Hahaha. Anak gue doyan tampil. :v Semoga bermanfaat ya, mommies semua. :*

Jumat, 06 Mei 2016

Lettering Mug Emak Gaoel Ikut Meramaikan Pesta Wira Usaha TDA 2016

  15 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum.

"Mak, mau ngisi booth KEB gak di Pesta Wira Usaha 2016?"
"Wah, maulah! Kapan, mak?"
"Besok! Tiga hari."

Cakeeep bener WA dari Mak Icoel (Sumarti Saelan), ketua Kumpulan Emak Blogger (KEB), masuk. Errr, Mak. Lu tau gak itu mug kudu dibakar dulu selama 3 jam? Terus, kapan gue ngerjainnyaa? Dalem hati ngomel sendiri. Hahaha! Tapi ini kan kesempatan langka. Dapet booth gratis di acara gede seperti Pesta Wira Usaha yang diadakan oleh komunitas Tangan Di Atas (TDA) kayak gini, itu serasa dapet durian runtuh bertubi-tubi. *pake helm* Udahlah booth gratis, hari gini booth di acara berskala nasional itu mahal. Belum lagi potensi terekspos yang luas, karena acara ini dihadiri oleh kontingen TDA dari seluruh wilayah Indonesia. Semuanya pengusaha! Huwawwh! Akhirnya saya beranikan diri untuk nawar ke Mak Icoel. 



"Mak, kalau aku ngisi hari terakhir aja, boleh gak?"
"Boleh."

Heu euh, Mak Icoel mah gitu orangnya, ngomong dikit, tapi asik. Wkwkwkwk. Akhirnya saya jumpalitan belanja stok mug kosong, bikin desain, belanja properti buat keperluan display booth dan bakar-bakar mug, sampai lipat-lipat kotak packaging dalam dua hari. Warbiyasak, capeknya. Tapi herannya saya gak letoy, malah semangat banget. 

Tanggal 5 Mei 2016, pagi-pagi buta saya udah jalan menuju Sasana Kriya, TMII, Jakarta. Bawa semua peralatan tempur untuk hari itu bareng asisten ganteng saya, Fauzan (adek bungsu saya). Konsep saya sederhana: sukur-sukur bisa jualan, tapi yang penting produk lettering mug saya dikenal luas dulu di kalangan pengusaha di sana. Kartu nama ala kadarnya udah saya siapkan sejak malam. Pokonya beneran siap tempurlah. Bismillaaah.


Ternyata letak booth KEB strategis banget, tepat di depan panggung komunitas di bagian samping gedung. Sepanjang hari itu praktis panggung tidak pernah kosong, mulai dari komunitas pecinta yoga, Bunda Pipiet Senja yang berbagi tentang novel barunya yang difilmkan, lalu komunitas fotografi, acara masak-memasak dan KEB juga kebagian mengisi mini talk show. Btw, setelan saya hari itu beneran siap tempur jadi pedagang, eh, gak taunya ikutan diseret sama Mak Icoel buat naik panggung mendampingi beliau (((BELIAU))) untuk ngobrol ringan soal KEB. Eaaa. Tau gitu kan pake bulu mata dulu dari rumah. -_-


Alhamdulillaah, dari 30 lettering mug yang saya bawa, yang laku ada 5. Hahaha! Kok dikit? Gak masyalaaah! Yang penting kartu nama saya udah nyebar ke tangan-tangan potensial reseller. Masih ngarep-ngarep sih sebenernya ini, karena ... ehm, ternyata lettering mug saya di Pesta Wira Usaha gak ada yang nyamain. Banyak yang mampir terus bengong sambil usap-usap takjub lettering mug kreasi saya. Ya ampun, buu, paaak, kenapa cuma diusap-usap doang siih? Kuciiing, kali. Wkwkwkwk. Tapi jujur, mau gak mau saya ngerasa seneng banget karena banyak yang mengagumi hasil kreasi lettering mug saya. 


Yang bikin tambah seneng juga, saya sempat sekalian kopdar sama beberapa teman blogger yang selama ini cuma bisa interaksi lewat blog dan socmed. Ketemu pengusaha tomyam bakar, BaHa. Ketemu Icus yang jagain anak didiknya di booth Itaco, ketemu Mak Haya Nufus yang baru pulang dari Madagaskar. Ketemu Mak Devi yang sengaja boyong anak-anaknya ketemu saya karena mereka tertarik belajar lettering. Dan Mak Andy bahkan "mengirim" suaminya yang menghadiri Pesta Wira Usaha ke booth saya untuk mengambil pesanan mug-nya. Ya ampun, terharu. Selain itu, ya ketemu makmins kece yang budimanlah, ya: Makpon Mira Sahid, Mak Irma dan Mak Icoel. Mayan, sempet rumpi-rumpi banjir (soalnya hujan gede banget) sambil dagang gelas. Hahaha.




Sepulangnya dari sana, beberapa hari kemudian beberapa pesanan masuk bukan dari orang-orang yang saya kenal. See? Gak masalah belum laku di booth, cuma masalah waktu aja kok Tuhan kasih rejekinya. Alhamdulillaah. Terima kasih ya, Mak Icoel, udah ajakin aku. Yang pasti mah, terima kasih banget buat KEB yang inget ngajakin saya di saat genting gak ada yang bisa ngisi booth. Huahaha. Kalo kepepet aja, baru inget gue, luh! (Untung masih diinget, hihihihi).


Pesan dari saya yang masih pengusaha pemula ini,  jangan cepat menyerah dan patah hati. Terus aja bangun sikap positif dan yakin, rejeki bisa datang dari arah mana saja. Pulang bawa sisa dagangan? Ya, bikin SALE, dong! Nih, lettering mug sisa dari Pesta Wira Usaha kemarin saya jual murah supaya stocknya cepet abis. Pake gratis ongkir untuk Jabodetabek, pula. Gak mau kalah sama promo ojek onlen. :v Liat-liat di album foto ini selengkapnya ya. 



Sabtu, 30 April 2016

Andromax M2Y 4G LTE, Serasa Punya Warnet "Berjalan"

Assalamu'alaikum.

Masih ada yang inget jaman koneksi internet masih pake dial-up yang bunyi-bunyi nyebelin, "Tuiing, triiit, tuiiit, tuiiit ...." itu, gak? Apa? Gak pernah ngalamin? Hadeuh, iya, saya suka lupa kalo saya edisi lama. -_- Kenapa deh, ujug-ujug malah nostalgia jaman internet jalan masih kayak keong keseleo, gitu Mak? 



Saya inget masa-masa saya lagi rajin-rajinnya banget ke warnet dan pacaran sama yang punya warnet dan dengan tabahnya nunggu sampe setengah jam demi buat bisa buka satu halaman web. Dipikir-pikir, orang-orang jaman saya emang tabahnya luar biasa, ya. Tiba-tiba aja ingatan saya melayang (tjieh) ke masa-masa tabah tanpa pilihan itu waktu lihat anak-anak saya sekarang bisa jungkir balik dalam mobil sambil mainin game online-nya, terkoneksi internet dengan kecepatan cahaya (jangan lebay!). Hati ini rasa teriris-iris, teringat jaman teknologi masih cupu dulu, sewa warnet sejam marebu perak, cuma dapet buka email sebiji. Kelamaan connecting sama loadingnya. Hahaha!

Apalagi sejak saya punya MIFI Andromax M2Y 4G LTE dari Smartfren, makin girang banget nih bocah-bocah (plus emak bapaknya juga). Mau jalan-jalan sekeluarga, yang diingetin supaya nggak ketinggalan udah bukan air minum sama snack lagi, tapi ,"M2Y-nya jangan lupa, Ma!" Kayanya, kalo emaknya ketinggalan malah mereka nggak bakalan seribet kalau si MIFI M2Y ini ketinggalan, deh. -_-


Saya maklum banget anak-anak saya yang gadget freak itu mendadak jadi sayang banget sama Smartfren MIFI Andromax M2Y 4G LTE, ini. Saya pribadi dari awal juga udah kepincut abes sama bentuk mungilnya yang cantik banget dan ringkes dibawa-bawa itu. Bayangin kalo gedenya segede baskom, kan ribet mau ngangkut ke mana-mana. Ini udahlah ukurannya cuma segede kemasan bedak saya, warna dan bentuknya cantik pula. Kadang nyaru sama peralatan kosmetik saya yang lain. Wkwkwkwk. 


Yang jelas, kalau dalam perjalanan atau di suatu tempat di luar rumah ada si Andromax M2Y 4G LTE ini, sekeluarga udah nggak perlu pusing mikirin koneksi masing-masing. Semua kebagian koneksi cepat 4G LTE dari Smartfren lewat Andromax M2Y. Malah, kalau mau sedekah sampe ke 32 pengguna lainnya juga masih sanggup kok si kecil mungil cantik ini. Hmmm, kepikir bikin warnet portable kalo gini. *mulai matre* Ya atuh, gimana nggak enak banget, udah banyak device bisa tersambung, semua jenis device pun bisa ikut nyemplung ke dalam koneksi yang dibagi sama M2Y 4G LTE ini; laptop, smartphone, tablet dan perangkat WiFi lainnya. 

MIFI Andromax M2Y 4G LTE ini support WiFi 2.4 GHz dan juga support Mobile WiFi App supaya penyetelan bisa lebih ringkas. Ini kan udah paling cucok bingits sama Emak Gaoel yang suka gaptek sama setelan yang ribet-ribet gitu. Lewat Wireless Storage-nya, kamu juga bisa share dokumen, musik, video dan file lainnya lewat koneksi WiFi. Simpen memori dalam Micro SD card juga bisa sampe 32 GB, cyin. Foto-foto sama mantan dari dua ratus tahun yang lalu juga bakalan muat deh kesimpen. Eaaak. 

Satu lagi yang bikin makin asoy pakai M2Y dari Smarften ini adalaaah, baterainya kebo! Awet bener! Katanya waktu siaganya bisa sampe 350 jam. Tapi, yakale, masa saya mau ngetest sampe segitu lama? Pokoknya perjalanan panjang dari Planet Bekasi sambil menerjang macet jadi nggak berasa. Paling yang nyerah duluan tab-nya anak-anak. Hahahaha. 


Mau dapet salah satu dari banyak Andromax M2Y 4G LTE dari Smartfren ini? Baca sampe abis! :p

Dan alhamdulillaah, ya. Entah saya yang makin agak pinter, atau emang Smartfren yang baek banget sampe ngasih tutorial aktivasi simpel banget dalam packaging box MIFI Andromax M2Y 4G LTE ini. Tinggal diikutin doang step by stepnya, kelar. Dikasih bonus banyak pula. Dengan harga Rp 299.000 (termasuk PPN) kamu udah dapet EVO 1.5 GB kuota utama, 3 GB internet malam, dan bonus isi ulang 2 GB setiap isi ulang Rp 100.000. Buat lebih jelasnya, kamu bisa ulik di sini

Kalo buat saya, punya MIFI Andromax M2Y 4G LTE ini asli dah, jadi beneran kepikiran mau bikin warnet portable. Hahaha. Sukaaak! *lope lope lope*

Btw, saya lagi bagi-bagi banyak Andromax M2Y ini, lho. Baca caranya di sini. Jangan sampai ketinggalan! 


Senin, 25 April 2016

Share Your Knowledge Vlog Competition Berhadiah 10 Gadget 4G LTE dari Smartfren!

  90 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum.

Hayati lelah banget ditanya-tanya melulu kapan ngadain lomba bareng Smartfren lagi. Kalau Hayati bagi-bagi smartphone keren melulu, kapan Hayati punya buat sendiri? Ah, Hayati sedih. -_-

Udeh, lupain aja si Hayati. Emak Gaoel mah nggak bakalan lelah ngadain lomba blog bareng Smartfren. (Sambil berdoa semoga Smartfren-nya juga nggak lelah sama Emak Gaoel). Tahun ini, Blog Emak Gaoel bakal banjir produuk 4G LTE terbaru dari Smartfren! Cuuss, siapa yang mau? 

"Share Your Knowledge" Vlog Competition

"Yah, Mak! Lomba vlog? Bikin video, dong? Mundur, deh."



Yah, ke laut aja gih mundurnya. Baru ditantangin segitu doang udah manyun. Hih! Mending baca dulu keterangan lengkapnya. Terus kepoin dulu, apa aja hadiahnya. Emang pernah gitu Emak Gaoel nyusahin kamyu-kamyu? Nggak, khaaan? *nanya manja* *gelendotan* Lagian, hadiahnya banyak gini! Kesempatan menang lebih besar tahun ini, shay!

Menangkan 10 produk 4G LTE dari Smartfren!


Tema "Share Your Knowledge" ini sengaja banget saya angkat, supaya kita lebih sering upload hal-hal yang bermanfaat ke dunia maya. Ish, misinya keren banget sih, Mak! Pasti Emak Gaoel semedi lima minggu ya buat dapetin konsepnya? *lama-lama bikin eneg gaya lo, Mak!* Di lomba kali ini, kamu bebas upload video yang intinya berbagi ilmu. Bisa berupa tutorial, tips dan trik. Tentang apa aja, Mak? Apa aja! Kamu traveler? Share dong tips-tips traveling kamu. Kamu food blogger? Share dong tutorial foto-foto makanan biar kece. Kamu cooking mama? Share resep masakannya, dong! Kamu otomotif blogger? Share dong tips kamu biar menang balapan *halah. Kamu beauty blogger? Aih, share dong video make up tutorialnya. Kamu fashion blogger? Kasih tau kita dong lewat video tips mix and match baju. Kamu hobi crafting? Weh, bisa banget bikin video tutorial DIY, kan? Atau kamu ... ah, intinya, lomba ini BISA BANGET diikuti oleh siapa aja! 

Caranya:

1. Buat satu video "Share Your Knowledge" kamu (durasi 2-5 menit). Upload ke Youtube. 
2. Masukkan video Youtube kamu ke dalam satu postingan di blog. Tuliskan apa aja sesuka kamu tentang isi videomu itu. (minimalnya terserah, maksimalnya 500 kata).

Syaratnya:

1. Video bisa berupa tutorial, tips dan trik dengan atau tanpa wajah dan suara. Dibuat sekreatif mungkin. Misalnya tidak nyaman menampilkan wajah, bisa dengan memasukkan infografis atau tulisan sebagai pengganti. Atau bisa juga pakai jasa teman, saudara, anak untuk jadi presenter. Ahelah, pokoknya yang kreatif ajalah. Intinya mah berbagi ilmu. Narasi dalam bahasa Indonesia, ya.

2. Masukkan unsur Smartfren ke dalam video. Bisa berupa logo, tulisan, atau gambar. Pokoknya kelihatan. 

3. Buat satu tulisan di blog yang menyertakan link video kamu di Youtube. Berikan penjelasan tentang isi video tersebut. 

4. Sertakan link Smartfren dan Blog Emak Gaoel dalam tulisan.

5. Pasang banner lomba di bawah ini dengan menyertakan link ke Blog Emak Gaoel.


6. Twit info lomba ini dengan format: "Ikutan #ShareYourKnowledge bareng @smartfrenworld dan @windakrisnadefa di (link tulisan ini) #AndromaxE2"

7. Daftarkan link blog post kamu ke daftar komentar postingan ini dengan format: Nama, akun Twitter, Link URL.

8. Boleh mengirim lebih dari satu video, asalkan, satu video untuk satu blog post.

9. Lomba ini berlangsung mulai tanggal 26 April - 31 Mei 2016.

10. DON'T's : video bukan berupa review produk apa pun, dan tidak mennyebutkan merek produk apa pun.

Udah? Gitu, doang? Hadiahnya apa?

1 Pemenang Utama
Andromax R2 4G LTE


4 Pemenang selanjutnya, masing-masing mendapat
Andromax E2 4G LTE


5 Pemenang selanjutnya, masing-masing mendapat
Mifi M2Y


4 Pemenang hiburan, masing-masing mendapat
Pulsa Smartfren @Rp 50.000


FAQ (list ini akan terus di-update apabila nanti muncul pertanyaan lain yang nggak bikin emosi)

1. "Mak, boleh video lama, gak?" 
Sebenernya sih boleh aja, tapi gimana caranya masukin unsur Smartfren ke dalamnya? Kalau kamu bisa edit dan upload ulang, silakan. 

2. "Mak, aku malu ah tampil di kamera!" 
Itu masalah L. Hahahaha! Ya, kalau malu, suaranya aja. Atau pakai orang lain, pacar kek gitu. Apa? Jomblo? Itu masalah L lagi. (lama-lama digampar gue)

3. "Mak, gimana caranya masukin unsur Smartfren ke dalam video?"
Bebas aja. Kreatif. Bisa nongolin brosur Smarfren dalam video, atau logonya ditempel jadi background. Lebih bagus lagi kalau bisa jadi kayak logo televisi gitu di pojok video. Ini contoh sederhananya.


4. "Mak, penilaiannya berdasarkan apa?" 
Yang penting mah sharing knowledge-nya dapet, kreatifitas dalam pengemasan video dan tulisan dapet, dan berdasarkan mood dewan juri. (Abaikan yang terakhir)

5. "Mak, jurinya siapa?" 
Motawaja apa motawbanget? Seperti lomba yang udah-udah, jurinya anonim, untuk menghindari konflik kepentingan *halah* Yang jelas, ada 3 orang juri. 

6. "Mak, boleh bentuknya stop motion atau gambar bergerak gak videonya?" 
Pan udah gue bilang, kreatif ajalah. Bebas!

7. "Mak, gak salah itu, abis bikin video, terus ditulis lagi?"
Ya, nulisnya juga bebas, kok. Mau itu cuma bilang, ini video tentang cara makan sambel yang bener, gapapa juga, kok. Yang penting ada persyaratan lain yang diminta (link sponsor). Jumlah 500 kata itu maksimal, minimalnya terserah. :v

8. "Mak, durasinya gak bisa dipanjangin dikit?"
Yaa, ada tolerasi-nya deeh. Lebih dikit atau kurang dikit dari 2-5 menit gapapa. Asal jangan sampe 2 jam aja lebihnya. :v

9. "Mak, punya duit sepuluh milyar, gak?" 
KAGAAAK! 

Beberapa contoh video yang bisa dijadikan rujukan (tapi perhatikan durasi, bahasa pengantar, menampilkan unsur Smartfren dan jangan berupa product review, ya). Ini cuma contoh doang. ;)







Tunggu apa? Tunggu saya cium? Buruan sanah! *elap-elap kotak henpon* 

Lomba ini didukung oleh Smartfren dan Warung Blogger. 


Rabu, 20 April 2016

Ketika Laut Penuh dengan Istri yang Tidak Bisa Masak

  42 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Ini judul udah cukup mengundang, belom? Huahaha. Berawal dari sebuah meme yang lewat di timeline saya, kegelisahan langsung menghinggapi hati yang lembut dan sensitif ini. Halah.

Punya istri nggak bisa masak? Tenggelamkan! (Seolah-olah) kata Bu Menteri Susi begitu. Saya nggak tau siapa yang buat meme-nya. Nggak mungkin Bu Susi, ah! Beliau kan istri dan ibu yang rock n roll, idola para mamak keren kayak saya. Hihihi. Satu dua kali, meme yang sama lewat. Ketika akhirnya sudah lebih dari sepuluh kali meme itu lewat, dengan beragam caption saya mulai gerah. *buka jilbab, tanduk nongol*



Semua orang tahu, saya nggak bisa masak. Dih, semua orang? Situ seleb? Yeah, maksupnya, orang yang kenal sehari-hari saya tahu kalau saya nggak bisa masak, punya mertua jago masak dan owner catering, dan suami hobi eksperimen di dapur. Warbiyasak, ya? Melihat kenyataan itu, minimal udah tiga kali harusnya saya ditenggelemin ke laut. -_-

Biar pun udah gerah, saya masih bertahan untuk gak urun komen. Males ribut-ribut soal beginian. Ini kayak memancing keramaian lain yang gak ada ujungnya. Entah nanti bisa jadi mom war antara yang bisa masak sama yang nggak bisa/nggak sempat masak buat keluarga. Atau bisa melebar ke masalah poligami alias nambah istri. Huahahaha, social media is a cruel world.

Adalah takdir Tuhan (tsah!) yang membuat saya melihat status Mbak Latree Manohara di Facebook dan akhirnya tahu dari mana meme itu berasal. Berikut screen capture asal muasal status yang ternyata milik dokter (yang katanya) ganteng itu. By the way, saya pernah ketemu sama beliau di satu acara seminar kesehatan anak. Info gak penting aja, hahaha.


"Okelah anggap kita kaya, hidup serba ada dan duit gak pernah kurang.. Tapi apa iya setiap saat belanja di luar.. Setiap saat yang dibeli itu itu juga.. Bosan juga.. Males juga kalo mau makan harus keluar dan keluar.. Mau makan saja susah harus nyari dulu.. Gak ada "khas"nya.. Kalo laper jam 2 malam masa iya harus keliaran kayak jailangkung nyari orang jualan mie tek tek."

Punya duit banyak, jajan melulu di luar buat sarapan, makan siang dan makan malam? Errrgh, mungkin cara mikir yang punya status begitu. Tapi percayalah, berjuta perempuan yang cukup beruntung memiliki suami kaya atau memang punya penghasilan sendiri cukup pandai untuk mencari asisten rumah tangga yang bisa masak. Kalau laper jam 2 malem? Tiap malem laper jam 2 malem? Kalau cuma sekali-sekali doang, I suggest you to order online ke resto 24  hour. Kan duitnya banyak? Beres gak usah repot keluar rumah.

"Kenapa istri harus bisa masak enak?? Masakan istri itu adalah simbol pelampiasan emosi kedua pasangan. Istri lagi marah masaknya dibanyakin cabe same "uyah".. Sesuai susasana hati sang istri.. Suami pun mikir, wah ini kode keras."

Saya rada gak mudeng kalau dibilang masakan istri adalah simbol pelampiasan emosi kedua pasangan. Yang masak cuma si istri, berarti emosi si istri doang atuhlah yang tersimbolkan. Istri lagi marah, boro-boro mau masak. Hahaha! Yah, katakanlah istri ini tetap mau masak pas lagi marahan sama suaminya. Mau pedes, mau gak enak, tetep nggak puas, cuy kalo belom nyerocos. Mending langsung ngomong aja. Pake kode-kode, emang alamat pake kode pos?

"Masakan itu adalah perekat, enak apa enggak, asin manis dan hambar akan jadi bahan untuk saling bercanda.. Gak enak bisa kita "boong" enak, kan mesra banget ngibulin istri padahal nyatanya gak enak blassss.."

Pastinya! Siapa yang nggak doyan makan masakan yang enak? Soal itu jadi perekat, coba dilihat lebih jauh lagi. Masakan enak, tapi makan sendiri, atau masakan beli atau dimasakin asisten tapi makannya bareng, sepiring berdua. Aish. Masakan istri bisa jadi bahan becandaan, bahan buat white lie, nyenengin istri. Selain hal yang kedengeran terlalu dicari-cari itu, masih ada sejuta dua ratus tujuh puluh delapan ribu bahan becandaan lain dengan istri. Bukan cuma gara-gara satu bahan becandaan itu doang, terus istri harus ditenggelamkan! Btw, ngibulin istri, bilang masakannya enak padahal nggak, itu jahat sih kata saya. Ntar gara-gara dikibulin dibilang masakannya enak, besok-besok istri PD masak yang sama buat tamu, apa kabaaaarrr? :p

"Masakan istri selalu ada rasa dan aroma khas, yang selalu bikin kangen suami saat jauh dari rumah.. Dua hari gak makan masakan rumah rasanya kok ada yang beda, dari satu sisi saja sudah menang selangkah."

Iya, sama halnya dengan aroma tubuhnya, caranya tertawa, omelan-omelannya, caranya berbisik, caranya menyentuh (eh), semua bikin kangen deh, kalo emang cinta istri apa adanya. Jangankan dua hari, sejam aja jauh dari istri, rasanya pengen naik ke tempat tidur lagi barengan (eh lagi). Intinya, banyak hal yang bikin kangen istri, aroma khas masakan istri salah satunya. Kalau istri gak bisa atau nggak pernah masak, bukan berarti gak ada hal lain darinya yang dikangenin. Kan cinta?

"Masak sendiri, bisa lebih hemat.. Ini sudah pasti lah.. Gak usah diulas.. Yang jelas lebih higienis.. Gak kebanyakan "micin".. Bebas pengawet dan bebas sianida pastinya."

Eenng, maap nih, buat yang satu ini justru perlu diulas lebih jauh, perlu diadakan penelitian yang lebih mendalam. Ini pengalaman pribadi saya, ya. Nggak tau kalau yang lain. Belanja sendiri buat masak di rumah habis Rp 100.000 untuk dua hari. Itu di luar beli beras, minyak goreng dan buah. Baru sebulan yang lalu saya memutuskan untuk beli lauk sudah jadi di warung makan milik tetangga saya (yang saya sudah tahu kebersihannya), ternyata saya bisa berhemat banyak. Itu kalau saya ya, nggak tau kalau Mas Anang. -_-

"Memasak, dari semua hard skill dan soft skill yang ada di check list skill yang puaaling njelimet. Kan.. gak keren kalo mau makan cuma dimasakin telor dadar diulek pake bawang & cabe.
Lebih gak keren lagi, pas ada tamu atau mertua pas ditanya masakannya kok enak?? Dijawab iya itu masakan Padang di rumah makan seberang jalan... Apa terus yg dibanggain."

Tuuh kaan, gak konsisteen. Tadi katanya kalau masakan istri keasinan, keaseman, gak enak, bisa jadi bahan becandaan. Sekarang malah bilang istri gak keren karena cuma dimasakin telor dadar diulek pake bawang dan cabe? Ngajak becanda apa ngajak berantem? Mertua dateng, masakannya beli di warung Padang? "Iya, Mah! Tadi seharian antar anak-anak sekolah dan les. Terus si bibik cuti. Terus saya dikejar deadline kerjaan. Aku inget Mamah suka banget masakan Padang, jadi beli deh biar Mamah seneng." Menantu yang baik tahu mertuanya doyan makan apa. Mamah mertua yang sayang menantu pasti ngerti keadaan menantunya yang cantik dan punya banyak keahlian selain memasak. Toh, datengnya nggak tiap hari, ya Maah? (Btw, I miss my mom in law. May she rest in peace. She never gave bad comment about her daughter in law who can't cook. She never ever judged me, not even once! And for that, I love her dearly!)

Jadi apa terus yang bisa dibanggain kalo nggak bisa masak? Hah? Hah? Perlu saya jawab juga yang ini? Dengan kenyataan yang terpampang nyata bukan fatamorgana, di mana-mana bertaburan (meses kalik) perempuan-perempuan hebat di negara ini? Termasuk Bu Susi yang dijadiin bahan meme itu.


Jadi, ketika nanti pada akhirnya lautan penuh dengan istri-istri yang gak bisa masak, jangan khawatir! Karena di sana akan berkumpul perempuan-perempuan yang memiliki ketrampilan lain selain memasak, yang bisa membantu mereka untuk survive. Terus, kalo mau makan gimana? Aduh, ya bisa hire chef cowok (yang ganteng) dong, buat apa ada istri yang gak bisa masak tapi terampil berbisnis? Hihihihi.

Saya mengutip statusnya Mbak Latree aja yang sejalan sama pemikiran saya:

"Iya bener kok. masak sendiri itu lebih hemat dan sehat. bener kok, ndak ada orang ga bisa masak, asal mau belajar. bener kok, resep dan bumbu siap pakai sekarang bertebaran. bener kok, biar awal nikah masak nasi pun ga bisa, pasti dengan kemauan lama-lama bisa masak walau mungkin yang sederhana. bener kok, anak dan suami pasti menghargai masakan ibu/istri. YANG GA BENER ITU AJAKAN UNTUK MENENGGELAMKAN ISTRI YANG GA BISA MASAK."

Ketika nanti istri yang nggak bisa masak harus ditenggelamkan, saran saya: belajar berenang. Biar gak tenggelam! Bisa masak atau tidak, bukan satu-satunya hal yang membuatmu jadi istri yang baik. Good for you jika memang hobi dan jago masak. Bagus juga kalau yang nggak bisa masak tapi pengen belajar, go for it! Tapi jangan "tenggelamkan" potensi istri yang lain ketika memasak bukanlah salah satu keahlian atau minatnya. Banyak suami modern jaman sekarang yang ikhlas mengambil alih peran masak-memasak di rumah. Suami saya salah satunya. Buat saya, suami yang mau ikut terlibat urusan domestik rumah tangga jauh lebih keren ketimbang suami yang pengen nenggelemin istrinya cuma karena istri gak bisa masak.