Jumat, 21 November 2008

Dear Diary

  No comments    

(Posted : 9 Nov 2008 on my Facebook)
Ini bukan curahan hati tentang masalah rumah tangga...Bukan juga curahan hati tentang kesulitan finansial (itu mah biasa...)... Ini adalah curahan hati tentang kebingungan seorang muslim ketika Imam Samudra cs dieksekusi.
Dear diary...sebagai seorang muslim wajib mendoakan saudara muslimnya ketika berpulang ke rahmatullah. Bagaimanapun buruknya perbuatan saudara muslim kita itu di kala hidupnya, kita pasti memohonkan agar Allah SWT mengampuninya. Tapi ketika perbuatan buruk itu ternyata 'sangat buruk' dan rasanya Tuhan pun tidak mungkin mengampuni, haruskah kita tetap mendoakannya?
Ketika jenazah Imam Samudera tiba di kediaman keluarganya, pekikan Allaahu Akbar lantang bergema. Pelayat memadati tempat tinggalnya. Sebagian besar menganggap kematiannya adalah syahid, mati karena membela Allah. Bagaimana ini? Apakah lantas dengan kenyataan ini dosanya akan terampuni?
Saudaraku...biarlah itu menjadi rahasia Allah. Banyaknya pelayat dan doa yang dipanjatkan kepadanya, belum menjamin dosanya akan diampuni. Sebaliknya, walaupun banyak yang mengecam perbuatannya semasa di dunia dan mendoakan dirinya terbakar di neraka paling jahanam, belum tentu Allah tidak memasukkannya ke surga paling mulia. Semua rahasia Allah dan kita tidak berhak mencampuri.
Sebagai sesama muslim marilah kita doakan kebaikan untuk saudara kita. Dosa dan perbuatan buruknya, biarlah Allah yang menentukan hukumannya di akhirat. Karena di dunia pun dia telah dihukum sampai mati.
Siapa pun masih merasa hukuman untuknya masih kurang cukup. Rasanya tidak akan terbayar oleh hukuman mati sekalipun. Namun kembali lagi, syahid tidaknya seorang muslim tidak ada yang tahu. Besar kecilnya dosa seseorang adalah tanggung jawab masing-masing di padang Mahsyar kelak.
Percayalah bahwa Imam Samudera dkk tidak akan bisa menghindari pengadilan Allah. Semua perbuatannya pasti akan dimintai tanggung jawab oleh Allah. Jika nanti pengadilan Allah memutuskan mereka bersalah, hukuman Allah akan jauh jauh jauuuuh lebih berat dari yang mereka dapatkan di dunia.
Bagi yang menganggap mereka syahid...saudaraku...janga
n terbawa emosi. Mari kita buka mata kita. Perbuatan mereka telah mengakibatkan agama kita yang mulia ternodai. Mereka tidak berhak sama sekali mencabut nyawa di dunia ini, bahkan hingga ratusan jiwa. Mereka berkilah mereka berjalan di jalan Allah, tapi alangkah naifnya di kala masih banyak jalan lain yang lebih mulia untuk berjuang menaikkan derajat kemuliaan kita sebagai muslim. Jihad bukan berarti membunuh.
Lihat akibat yang mereka tinggalkan untuk kita sekarang. Umat muslim terpecah belah. sebagian merasa mereka sebagai pahlawan, sebagian lain dengan sangat benci menganggap mereka teroris dan menyesali kenapa mereka terlahir satu agama dengan kita.
Diary...haruskah aku mendoakan mereka agar diampuni dosa-dosanya? Atau bolehkah aku mendoakan mereka agar terkirim ke neraka?

0 comments:

Poskan Komentar