Rabu, 05 Agustus 2009

Bu Juju

  No comments    

Ini Bu Juju, asisten baruku. Rumahnya di kampung sebelah perumahanku. Tadi pagi dia datang dengan baju biru gonjreng berbordir bunga-2 dan rok hitam bunga-2 kuning terang. Sempat berpikir dalam hati : "Ya ampun, si ibu...kok bisa sih keluar rumah pake baju gak matching gitu?"


Sekilas info tentang BU Juju :
1. Suami sopir angkot cabutan
2. Anak 8 orang : 2 perempuan, 6 laki-laki
3. Anak paling kecil berumur 3 tahun
4. Punya 3 orang cucu
5. Anak-anak yang belum menikah 5 orang
6. Anak nomor 1 sampai 7 semua cuma lulus SD
7. Mertua ikut tinggal di rumah yang sama
8. Salah satu anaknya sekarang sedang sakit panas tinggi dan belum dibawa ke dokter karena belum ada uang


Dengan kondisi begitu, apa mungkin Bu Juju sempat memikirkan bajunya matching atau tidak? Boro-boro dia bisa mikir : "Duuh, neeek...baju gw kok gak matching gini ya? Gak pede deh gw mau keluar rumah".

Hampir bisa dipastikan yang ada dalam pikirannya saat ini adalah :"Si Komar kudu dibawa ke dokter nih. Berapa duit ya buat nebus obatnya? Mana si bontot minta dibeliin sepeda...beras di rumah pake abis lagi..."

Dangkal sekali rasanya hampir setiap hari pikiran kita dipenuhi dengan hal-hal yang ternyata tidak terlalu penting, seperti style dan gaya hidup. Alangkah butanya kita, hidup berdampingan dengan orang-orang seperti Bu Juju, tapi menutup mata dengan keadaan mereka.

Bu Juju cuma satu...tapi yang bernasib serupa banyak sekali jumlahnya.

Yok, jangan egois... Daripada bela-belain beli baju yang matching, kita tolong Bu Juju-Bu Juju lain di luar sana.

Hari ini dapat pelajaran berharga dari Bu Juju.

Tengkyu nih, Bu...:D

0 comments:

Poskan Komentar