Sabtu, 19 Desember 2015

Selalu Ada Waktu untuk Bermain Bersama Anak

  30 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.

Kata pakar anak, bermain dengan anak-anak bisa membuat tingkat stress orang dewasa turun. Saya udah lama banget meng-amin-kan ini. Sejak punya anak, dari bayi, kalau sedang bermain dengan mereka perasaan saya selalu jadi lebih enteng. Lupa utang dan cicilan. Hahaha! 


Katanya pakar lagi, sering-seringlah menghabiskan waktu dengan anak kecil karena mereka, selain menjadi hiburan penghilang stress, selalu bisa memberikan sudut pandang berbeda yang kadang terlewat oleh orang dewasa. Buat saya pribadi, bermain dengan anak justru banyak memberi manfaat ke diri saya sendiri pada akhirnya. If you want to be a happy person, play with your kids. 

Anak jaman sekarang sulit dipisahkan dari perangkat elektronik. Kenapa harus dipisahkan? :D

Hal yang paling terasa saat bermain dengan anak-anak adalah interaksi berbentuk komunikasi yang terjalin saat bermain. Emang kadang kalau main sama Safina, fisik terkuras, tapi sering banget saya mendapat insight yang di luar duaan dari percakapan kami. Saya jadi bisa tahu apa yang sedang dia rasakan, apa yang sedang dia inginkan, atau malah apa yang dia harapkan dari saya, ibunya. Amazing!

Safina tumbuh tinggi dan sehat. Aamiin. :D

Agak gimana gitu kalau baca status orang-orang di social media tentang betapa sulitnya menemukan waktu untuk bermain dengan anak-anak mereka di jaman yang serba sibuk ini. Heu euh, saya juga nggak menyangkal, 24 jam hari gini rasanya kayak sekedipan mata kalau nurutin semua aktifitas. Tapi saya belajar bahwa prioritas adalah kuncinya. 

Bermain prakarya dengan kertas salah satu kegiatan favorit anak-anak di rumah.

Ditambah lagi, sekarang banyak orang tua yang menyerahkan waktu bermain mandiri anak kepada perangkat elektronik komunikasi seperti tablet, smartphone dan laptop. Saya termasuk salah satunya, jujur aja. Suara sinis tentang orang tua jaman sekarang yang dengan mudahnya menggantikan posisi mereka dengn gadget sebenarnya nggak perlu kedengaran, menurut pendapat saya. I mean, kalau mau anak tidak tersentuh gadget, orang tuanya duluan dong yang nggak nyentuh gadget. Hehehe. Sedangkan mengeluhkan anak jaman sekarang yang kurang banget main di luar di social media, menurut saya paradox banget jadinya.

Sesekali masak bersama. Resep-resep sederhana dan cepat jadi aja, deh! ;)

Saya lebih suka menjadi orang tua yang merangkul kemajuan jaman untuk mendidik anak-anak saya. Saya suka mengenalkan permainan baru di tablet yang bisa membawa manfaat untuk perkembangan mereka. Lagian, saya juga aktif banget di social media, ya kali anak- anak saya larang buat megang gadget. Impossible. Semuanya kembali lagi ke priotas dan keseimbangan. Semua ada waktu dan batasan. Saya selalu atur untuk mereka.

Jalan-jalan ke museum bersama keluarga. Penting! 

Kalau kira-kira udah lama nggak main keluar rumah, berarti sudah waktunya main sepeda di luar atau bantuin Mama bersihin rumah. Kalau misalnya udah lama fokus ke project online (anak saya, Fadhil, lagi suka bikin animasi di laptop), dia harus mengimbangi dengan membaca buku atau kegiatan artistik lainnya seperti menggambar atau crafting. Bottomline, nggak perlu musuhan sama gadget kok untuk bisa menghasilkan generasi yang sehat fisik dan mental. 

Melukis juga jadi salah satu kegiatan bermain yang disukai anak-anak saya. 

Mendidik anak agar jadi generasi sehat itu kan bukan cuma tergantung sama satu aspek aja. Ada banyak yang mempengaruhi. Mulai dari kondisi lingkungan (rumah dan sekolah), hubungan dengan anggota keluarga, kebersihan diri, kegiatan fisik dan yang paling mempengaruhi tentu saja kecukupan gizi.

Berenang? Wuih, tiap hari kalau bisa! Hahaha! 

Alhamdulillaah (berkat gadget) saya juga jadi rada pinter dan paham tentang pentingnya ASI ekslusif untuk bayi. Dua anak saya, walaupun tidak sampai usia 2 tahun menyusui, tapi mereka lulus ASI Ekslusif 6 bulan. Bukan tanpa perjuangan memang, tapi karena saya tahu pentingnya untuk masa depan mereka, saya usahakan segala cara agar terpenuhi. Selepas itu, lanjut dengan mencukupi gizinya dengan banyak makanan dan minuman penunjang gizi sehat.

Pagi-pagi buta mengejar Car Free Day biar puas main sepeda di jalan raya. Seru!

Soalnya paling mumet jadi ibu itu kalau anak udah jatuh sakit. Daya tahan tubuh anak-anak memang rentan banget kena penyakit. Udara dingin dikit, kena flu. Cuaca panas dikit, tau-tau mimisan. Kebanyakan minum es, tenggorokan sakit. Tantangan besar bagi seorang ibu buat saya justru di bagian ini, menjaga asupan gizi anak-anak saya supaya daya tahan tubuhnya bagus. Salah satu caranya, selain makan makanan bergizi, ada Friso yang mengandung nutrisi yang mampu menjaga daya tahan tubuh anak dari dalam. Soalnya proses pembuatan Friso menggunakan teknik pemanasan yang tidak berlebihan menjaga keutuhan nutrisi dari alam sehingga membantu menjaga daya tahan tubuh agar anak siap mengeksplor dunianya. Istilah kerennya, anak-anak jadi stronger inside dengan Friso.

Coba-coba posisi yoga, yang penting diawasi, biar gak salah posisi, ya. :D

Balik lagi soal bermain bersama anak, soal waktu jangan jadi kendala ya, mak. Soalnya, kalau waktunya dicari, memang susah ketemunya. Untuk menyiasatinya (berdasarkan pengalaman pribadi), kitanya yang harus kreatif. Setiap saat bisa jadi waktu play day dengan anak kita. Kalau lagi main ke rumah neneknya, Safina suka bantuin Nenek menyiram tanaman. Buat kita kegiatan itu membosankan, tapi buat dia menyenangkan sekali. Atau pernah juga, waktu saya lagi sok-sok nyobain pose yoga yang saya lihat dari Instagram, Safina malah lebih semangat untuk mengikuti pose itu. Ujung-ujungnya malah dia lebih jago dari pada saya.  

Ke pantai dulu, biar santaaaai. :D

Beberapa orang tua kadang suka bingung mau mengajak main anak yang sesuai dengan minatnya. Sama, saya juga kadang begitu, kok. Soalnya Safina ini model anak yang suka mencoba apa aja. Tapi tiap anak pasti ada kecenderungannya. Kalau saya perhatikan, Safina cenderung suka bermain yang berhubungan dengan eksperimen dan air. Jadi memang playday dengannya nggak jauh-jauh dari melukis pakai cat air, berenang, menyiram tanaman dan pernah juga hujan-hujanan. Saya coba cek di kuis #FrisoPlayDay. Di sana ditanya, “Apa kemampuan si Kecil yang paling menonjol saat ini?”, “Obyek apa yang paling menarik perhatian si Kecil?”, dan “Kegiatan apa yang paling disukai si Kecil saat berada di rumah?”. Ternyata benar, Safina lebih cocok dengan kegiatan yang banyak berhubungan dengan air. Kegiatan utamanya, harus lebih sering dibawa berenang. Silakan atuh, coba sendiri kuisnya, biar bisa menemukan kegiatan playday apa yang paling cocok, seru dan bisa dnikmati sama anak-anak kita. 

Penting nggak mengajak si Kecil bermain? Pentinglaah! Tapi bermain yang kayak gimana dulu, nih? Yuk, cari tahu di #FrisoPlayDay kuis. ;)

Saya setuju banget sama campaign #FrisoPlayDay yang lagi diangkat sama Friso di website-nya. Soalnya anak-anak sejatinya memang selalu bermain. Apa pun medianya, di mana pun lokasinya, kapan pun waktunya, anak akan selalu belajar hal baru dengan bermain. Yang paling penting, orang tuanya juga harus enjoy bermain dengan anak-anaknya, ya. ;)

30 komentar:

  1. Setuju sekali dengan kalimat ini "bermain dengan anak-anak bisa membuat tingkat stress orang dewasa turun". Meski belum menikah, tapi setiap kali ada anak-anak yang ngajak bermain rasanya jadi enjoy.

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi sama anak sendiri maaasss...ayo buruaaan... laaah, wkwkwkwkwk......

      Hapus
  2. saya merasakan betapa bermain dengan anak-anak itu menyenangkan sejak menjadi Guru, Mak, senang aja gitu bawaannya, selalu antusias tiap kali mau ketemu anak-anak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahagianya dikelilingi anak-2 tiap hari ya...tapi menguras energi banget pasti itu ya...hahahahaa

      Hapus
  3. Emak deket banget ya sama anak anak... Btw, aku juga dulu mirip ama safina hobinya dekat dengan air,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti dulu sukanya main ke empang ya? hahahaha, nuduh... :)))

      Hapus
  4. Kebanyakan anak kecil senengnya main air yah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Enny...cemplungin di kolam langsung lupa daratan...wkwkwkwkwk

      Hapus
  5. Safina udah bisa yoga yah.

    Anakku lagi seneng main sepeda nih, Mak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah seru tuh, dulu safina sempat sukaaaa banget main sepeda...sekarang lagi bosen kayanya...hihihihi

      Hapus
  6. Aku suka anak kecil juga nih, soalnya memang mereka selalu punya polah tingkah yang lucu. Bahagia terus mak Winda, semoga anak- anaknya selalu membanggakan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya robbal alamiin...makasih yaa doanya... :*

      Hapus
  7. Quotes Keceh inih :
    "bermain dengan anak-anak bisa membuat tingkat stress orang dewasa turun"

    Sukaaaa dan emang ngerasain bangeuud

    BalasHapus
    Balasan
    1. hidup serasa tak ada masalah ya mak, langsung lupa utang cicilan..eh...

      Hapus
  8. iya bener Mak, main gadget atau main di luar, yang paling penting adalah "seimbang". dan tugas orang tua adalah mengawasi dan mengarahkan. :)

    BalasHapus
  9. mari bermain..itu bisa yoga omg... *tantenya kalah huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya chaaa...badannya lentur banget @_@

      Hapus
  10. Safina dan emaknya jadi asik gini soale sering main bareng yak. Horaaaaay, aku contek deeeeh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. seringnya digangguin mulu emaknya kalau lagi kerja, jadi ya udah sekalian aja main. maiiin melulu... :v

      Hapus
  11. Anak adalah anugrah terindah dalam berkeluarga

    BalasHapus
  12. Aku kalo uda main sama sepupu ku yg masih kecil juga rasanya bahagia, Mbak.. Stress beneran ilang deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa...apalagi sekarang banyak video polah bocah kocak2 di youtube, bikin ngakak2 liatnya ya.. :D

      Hapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. pentiing bangeeet memang main dengan anak-anak...itu hiburan yang harganya luaaar biasaaa :). Kadang sedih memang kalau waktu terbatas, tapi aku selalu coba memaksimalkan waktu yang adaaa :)

    BalasHapus
  15. Huhuhu iya mak, bener banget sih. Kalau mau anak gak ngegadget ya ortunya juga harus gak ngegadget duluan dong :")

    Eh btw endingnya ada si Friso nih, halo Friso..salam kenal :D

    BalasHapus
  16. Si kakak lebih pendiam kayaknya, ya, Mak? Tapi anaknya kreatif ya, seneng gambar animasi sama ngelukis ^^

    BalasHapus
  17. Setuju yang bagian itu, anak jauh dari gadget, ortu ya mulai duluan buat jauhin gadget. Aku termasuk yang belum bisa jauh dari gadget, makanya ga maksa arya buat jauhin gadget :D

    BalasHapus
  18. emaknyaaa hebat apalagi anaknya.. 😗😗😗

    BalasHapus