Sabtu, 17 Juni 2017

Inspirasi Momen Kebersamaan Keluarga di Ramadan Together

  17 comments    
categories: 
Assalamu'alaikum.
 
 
Bulan Ramadan selalu jadi bulan istimewa bagi umat Muslim. Terutama untuk anak-anak ya, mam. Masih inget banget dulu waktu kecil ramai-ramai berangkat taraweh ke masjid bersama teman-teman. Bantuin Mama mempersiapkan tajil buat berbuka. Kalau sudah menjelang lebaran begini, biasanya dapur nggak pernah tidur karena mulai nyicil bikin kue-kue kering. Senangnya.
 

 
Kalau waktu masih kecil memang yang diingat dari Ramadan justru kegiatan-kegiatan lain yang bikin lupa lagi puasa, kan ya. Soalnya, tahu sendiri anak-anak, kapan ingat lagi puasa, langsung deh merengek minta buka. Ngaku! Hihihi. Eh, kejadian juga sekarang setelah punya anak. Jadi ibu itu harus kreatif bikin segala rupa kegiatan yang bisa membuat anak-anak nggak ingat kalau lagi puasa. Dan yang lebih penting lagi, tidak mengurangi nilai ibadah, plus bonusnya membuat ibu dan anak makin dekat hubungannya. Wih, komplit!
 
Sama persis dengan tujuannya Lotte Choco Pie di bulan Ramadan tahun ini dengan kegiatan "Ramadan, together". Alhamdulillaah, saya bisa jadi salah satu bagian acara bagus ini bersama Safina minggu lalu. Tema kegiatan "Ramadan, together" ini adalah "Together, more" dengan tujuan agar ibu bisa lebih memaknai momen kebersamaan dengan anak secara lebih berkualitas.
 
 
Sepanjang bulan Ramadan, umumnya, praktis ibu lebih banyak memiliki waktu bersama anak-anak, kan. Saya pun demikian, karena Papanya masih harus masuk bekerja seperti biasa. Tidak bulan Ramadan pun demikian. Berhubung ini bulan khusus dalam Islam, tentunya saya sebagai ibu ingin sekali memaknai Ramadan sebagai momen istimewa bersama anak-anak. Entah itu lewat kegiatan bermain dan juga belajar pengetahuan agama dan ibadah.
 
So, di acara "Ramadan, together" Lotte Choco Pie kemarin, lengkap semua diberikan kepada pengunjung acara. Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan rutin yang diadakan oleh Lotte Choco Pie selama bulan Ramadan, setiap weekend, berkeliling ke beberapa masjid di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Diawali pada tanggal 3 - 4 Juni 2017 di Masjid Raya Cinere, kemudian bergerak ke wilayah Bekasi, tepatnya di Masjid Baitussalam, Billy & Moon, Kalimalang pada tanggal 10 - 11 Juni 2017, sampai terakhir nanti di Masjid Al Ikhlas BSD pada tanggal 17 - 18 Juni 2017.
 
 
Kenapa sih Lotte Choco Pie mau repot-repot bikin acara seperti ini di bulan Ramadan? Menurut Ibu Oci C. Maharani, Brand Manager Lotte Indonesia, Lotte Choco Pie memiliki komitmen untuk selalu mempererat keluarga Indonesia sehingga mereka pun berusaha untuk memberikan inspirasi untuk para ibu dalam menciptakan momen kebersamaan yang lebih bermakna di bulan Ramadan, di tengah kesibukan sehari-hari. Keren, ya? Nggak salah kalau Lotte Choco Pie selalu jadi cemilan favorit keluarga Indonesia. Btw, Safina doyan banget, lho! Kalau deskripsinya tentang Lotte Choco Pie itu, "Sweet, chewy inside and I always want more, until you say 'stop', Mom." Hahaha.
 
Jadi kemarin di Masjid Baitussalam Billy & Moon kita ngapain aja? Banyaaak! Kebetulan saya bawa Safina dan sepupunya, Fikri, karena mereka seumur. Safina dan Fikri dapat kesempatan untuk ikut Kids Pastry Class, dibimbing oleh Chef Nanda yang sudah berpengalaman. Wuih, anak-anak seneng banget dapat kesempatan megang-megang fondan, rolling pin dan berbagai perkakas pastry lainnya. Benar-benar pengalaman baru. Mereka diajarkan basic trick menghias dengan fondan di atas Lotte Choco Pie. Hasil akhirnya keren-keren dan lucu-lucu. Warna-warni dan yang pasti manis semua, kayak anak-anak yang ikutan Kids Pastry Class sore itu. Seriously, dari yang usia balita sampai 10 tahun, semua anteng ikut pastry class oleh Chef Nanda itu. Padahal suasana di luar masih agak panas sore itu. Barakallaah ya anak-anak, masih pada bertahan puasa, sebagian. ^^ Oh iya, hasil kreasi fondan Safina terpilih jadi salah satu dari tiga terbaik lho oleh Chef Nanda. Ih, anaknya bungah!
 


 
Gak mau kalah sama anak-anaknya, ibu-ibu juga diberi kesempatan untuk unjuk daster gigi lewat Lotte Choco Pie Creative Competition. Namanya juga tema acaranya kebersamaan, ya. jadi lombanya juga pasangan, ibu dan anak. Saya bagian nonton aja sebentar, karena Safina dan Fikri udah ngajakin siap-siap nonton puppet show yang akan dibawakan Kak Muiz di area dalam masjid. Yang ikut lomba, bonding sama anak-anaknya, saya juga bonding lho di dalam sama anak saya.
 

 
Ternyata di dalam masjid sudah banyak berkumpul anak-anak lain yang ternyata adalah anak yatim yang akan disantuni oleh Lotte Choco pie. Nggak lama Kak Muiz muncul dengan bonekanya yang bisa bicara, namanya Moti. Nah, udah deh, seru. Kak Muiz dan Moti pinter banget bikin anak-anak ketawa-ketawa sampai lupa lagi puasa. Apalagi setelah itu Ustad Wildan ikut gabung dengan Kak Muiz dan Moti. Jadi deh, tausiyah interaktif. Kan keren banget! Ustad Wildan mengajarkan tentang pentingnya sahur dan berbuka. Jangan sampai ditinggalkan. Apalagi, waktu sahur dan berbuka itu adalah waktu-waktu di mana doa kita dikabulkan oleh Allah.
 
Setelah mendengar tausiyah dari Ustad Wildan, acara ditutup dengan pemberian santunan dari Lotte Choco Pie untuk anak-anak yatim yang sore itu juga berbaur bersama peserta kegiatan "Ramadan, together" di Masjid Baitussalam.
 
 
Pokoknya Sabtu kemarin ibu sama anak sama-sama puas, sama-sama happy, dan yang penting Ramadan jadi terasa lebih berkesan karena dijalani dengan melakukan aktifitas bersama. Sampai pulang, nggak berhenti Safina dan Fikri ngobrolin soal acara "Ramadan, together" Lotte Choco Pie tadi. Masih bisa ikut, ya Sabtu dan Minggu nanti (17 - 18 Juni 2017) di Masjid Al Ikhlas BSD. Tinggal datang aja, kok. Gratis, menghibur dan bermanfaat. Syukur-syukur bisa pulang bawa hadiah segambreng. Bisa menang lomba menghias Lotte Choco Pie, atau dari permainan puzzle di booth. Mau foto-foto cantik sama anak juga bisa di foto booth yang disediakan.
 
Yah, nggak tinggal di Jakarta, tapi pengen ikut keriaan "Ramadan, together" Lotte Choco Pie juga! Bisa, dong! Ikut lomba foto share momen Ramadan dengan si kecil, mam. Bisa menang perjalanan ke Bali untuk sekeluarga, Together Moment dengan Carissa Putri dan masih banyak lagi. Informasi lebih lengkapnya bisa dilihat di sini, ya.
 
 
Terima kasih, Lotte Choco Pie, sudah memberikan banyak inspirasi bagi saya untuk bisa menciptakan momen "Together, more" yang lebih bermakna bersama anak-anak. Tahun depan ada lagi, ya. :*
 


Minggu, 11 Juni 2017

Periksakan Kesehatan Mata Secara Lengkap

  10 comments    
categories: ,
Assalamu'alaikum. 

Gimana puasanya? Nggak terasa ya, udah setengah bulan Ramadan. Kalau lagi puasa gini, biasa banget deh jadi 'mager' alias males gerak. Nggak mau keluar rumah, dalem kamaar terus sampe buka. Hihihi. Untung banget, sebelum puasa kemarin saya masih sempat bawa anak-anak dan suami periksa kesehatan mata ke VIO Optical Clinic. Dan untungnya, lokasinya juga dekat dari rumah, masih di area Bekasi. Tepatnya di Perumahan Kota Harapan Indah, Ruko Asia Tropis AT 16, no. 51




Tapi kalau mau ngomongin soal untung yang benerannya sih, ini dia, nih. UNTUNG periksa matanya ke VIO Optical Clinic. Cek kesehatan mata lengkap banget, serasa di rumah sakit khusus mata. Bahkan ada pemeriksaan khusus untuk anak-anak, namanya pediatric refraction. 


Begitu sampai ke VIO Optical Clinic, kami disambut oleh staff yang ramah dan helpful banget. Ditanya keperluannya apa. Nah, biasanya nih, saya juga suka bingung kalau ditanya mau periksa apa kalau ke dokter. Hihihi. Staff VIO membantu banget menjelaskan jenis-jenis pemeriksaan yang bisa mereka lakukan untuk calon pasien, supaya nantinya bisa dapat treatment dan alat yang sesuai. 


Berhubung saya memang pemakai kacamata minus sejak lama, di penerima tamu kacamata saya diminta untuk diperiksa ukuran dan dibersihkan. Wkwkwkwk. Penting ini. Secara saya suka asalan banget bersihin kacamata. Eh, belum ketemu dokter aja, saya udah dapat konsultasi gratis soal cara membersihkan kacamata yang benar. Jangan suka lap lensa pake kerudung ya, buibuuu! #tutupmuka Soalnya lensa kacamata itu sensitif guratan, jadi kain yang dipakai untuk ngelap lensa juga harus lembut. Makanya kalo beli kacamata kan suka dikasih sama lap-nya, tuh. Pake itu. Bandel. 


Begitu selesai mengisi data, kami digiring (((DIGIRING))), diajak ke dalam ruang periksa yang terdapat beberapa alat pemeriksaan. Jujur aja, bertahun-tahun periksa mata, belum pernah lihat alat periksa mata selengkap itu dalam satu ruang, kecuali di rumah sakit khusus mata. Dr. Andri Agus dan staffnya menyambut kami. Langsung digilir deh semua alat pemeriksaan mata itu satu per satu. 


Pemeriksaan mata yang kami dapatkan, yaitu: 

-Pemeriksaan kelainan refraksi - pengecekan mata minus/plus dan cylinder 
-Pemeriksaan tekanan bola mata - mengukur tinggi tekanan bola mata, untuk pemeriksaan penyakit glaucoma 
-Pemeriksaan cataract - untuk mengetahui kondisi lensa mata apakah terjadi kekeruhan atau masih jernih 
-Pemeriksaan retina untuk mendeteksi kelainan saraf mata yang dapat mengakibatkan kebutaan 
-Pemeriksaan buta warna 
-Pemeriksaan penglihatan binocular (lazy eyes/mata malas) 
-Pemeriksaan mata kering (dry eyes syndrome)


Saya kan kepo-an ya orangnya. Tiap alat saya tanya namanya apa, biar rada pinteran dikit. Alhamdulillaah, Dr. Andri baik dan sabar banget menjelaskan satu per satu sepanjang pemeriksaan. Ini nama-nama alat yang dipakai untuk pemeriksaan mata di VIO Optical Clinic:

1. autorefractormeter : untuk mengukur minus/plus/cylinder

2. non contact tonometer : pemeriksaan tekanan bola mata

3. slitlamp : untuk memeriksa penyakit/kelainan pada mata yang tidak bisa dilihat dengan mata , ada yang mengartikan sama dengan mikroskop mata. 

4. corneal topography : mapping bentuk kornea

5. retinoskopi : cek kelainan refraksi

6. oftalmoskop : memeriksa bagian dalam mata , melihat keadaan retina

7. buku ishihara : tes buta warna


Yang bikin saya makin takjub, Dr. Andri bisa tahu lho saya melalui proses melahirkan normal dari melihat pembuluh darah di mata. Beliau menjelaskan akan ada perbedaan jelas di pembuluh darah mata ibu yang melalui proses melahirkan normal. Selain itu, Dr. Andri juga nunjukin foto macro pinggiran mata saya yang sering terekspose kosmetik (eye liner dan eye shadow). Ternyata, bisa jadi calon infeksi kalau bersihinnya gak bener, mak! Saya udah tahu sih ini dari lama, cuma pas lihat fotonya di komputer, ya rada ngeri juga. Ternyata eyeliner itu masih ada yang tersisa walaupun saya pikir udah bener bersihinnya. #kucek2mata 


Fadhil dan Safina juga mendapatkan pemeriksaan yang sama, plus nasihat dari Dr. Andri: JANGAN KEBANYAKAN MAEN GADGET! Hihihihi. Karena walaupun sekarang mungkin masih gapapa, dalam waktu dekat akan ada efeknya pada kesehatan mata. Mama seneng, yang ngomelin dokter, soalnya kalo mamanya yang ngingetin, boro-boro didenger. Pppffttt. 


Selesai periksa, result langsung keluar, dan ternyata ukuran minus untuk mata kanan saya bertambah. Lagi-lagi Dr. Andri langsung tahu kalau saya suka membaca sambil tiduran miring ke kanan. Nnnggg, dok, dokter bukan cenayang, kan? 


Saya langsung berbinar-binar milih frame kacamata di display rack cantiknya VIO. By the way, frame di VIO gak ada frame kw-kw, lhoo. Semua ori atau homemade. Dan lensanya juga memakai lensa berkualitas, Essilor. Yang pakai kacamata sejak lama, kenal pasti sama nama ini. 


KABAR GEMBIRA! :D

Nih, khusus buat followers social media Emak Gaoel ada promo menariik! 

1.Discount 20% untuk pembelian kacamata premium. (Mendapat pemeriksaan mata standard, gratis).

2.Paket Kacamata non premium + lensa seharga Rp 288.000. (Mendapat pemeriksaan mata standard, gratis).

3.Medical eye check up lengkap (seperti yang saya ceritakan di atas) hanya seharga Rp 99.000 dari harga normal Rp 480.000.

Syaratnya gampaang banget! Cukup follow akun social media VIO di Instagram dan fanpage. Dan akun social media Emak Gaoel juga di Instagram dan fanpage

Tunjukkan di counter depan saat pendaftaran. Telepon untuk appointment dulu H-1, ya ke (021) 29475974.

Promo berlaku hingga 12 Juli 2017!

Jadii, mumpung libur lebaran. Sempatkan periksa kesehatan mata keluarga ke VIO Optical Clinic, ya. Banyak banget yang ngeluh kalau ukuran kacamatanya kayanya  gak sesuai sehingga bikin pusing. Kalau periksanya lengkap kayak di VIO Optical Clinic, insya Allah yakin sama hasilnya. Bisa bawa orang tua untuk memeriksakan kemungkinan katarak atau glukoma. Kalau terdeteksi sejak awal, akan lebih baik, bukan? Satu lagi saran dari Dr. Andri, periksakan kesehatan mata keluarga minimal sekali setahun, ada atau tidak ada keluhan. Terima kasih, Dokter Andri dan VIO Optical Clinic.